Minggu, 22 Maret 2020

The Other Side of the Corona Virus

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrokatuh.
Welcome, di blog saya Dewi Yunita. Dalam blog kali ini saya akan membahas mengenai sisi lain dari virus corona atau covid-19 yang sekarang telah menjadi bencana yang melanda seluruh dunia.

the other side of the corona virus

Disini saya akan membahas sisi lain dari virus corona bukan dalam konteks kesehatan atau penyakitnya. seperti virus corona itu apa, gejalanya bagaimana atau yang lainnya melainkan saya akan membahas mengenai dampak yang terjadi pada kita yang terjadi pada lingkungan di sekitar kita ataupun sampai pada wilayah Indonesia.

Saya merasa disaat diri kita mengisolasi diri sendiri pada saat ini ternyata uang jajan kita juga ikut terisolasi. bener gak? :D yang sekolah diliburkan yang kuliah juga diganti dengan sistem daring/online yang membuat kita harus diam di rumah tanpa uang saku. seakan-akan uang kita juga ikut dikarantina. yaudahlah ya kesehatan dan keselamatan lebih penting dan tetap menjadi prioritas utama. ya nggak?

Alhamdulillah lahya sisi positifnya dengan adanya virus corona ini kita bisa belajar banyak hal yang pertama yaitu betapa kita itu butuh banget dengan mempersiapkan diri atau mempersiapkan masa depan dan bisa menjadi orang yang bisa ditempatkan dimana aja bisa survive. kenapa? karena ga semua orang itu bisa survive atau bisa ditempatkan pada situasi dan kondisi apapun. yang namanya berada dikondisi yang berbeda maka ketika dia berhadapan atau menghadapi suatu masalah atau suatu ujian, cobaan, atau pergerakan yang yang besar dalam hidupnya namun disaat itu dia ga siap.

Disini bukan hanya keuangan aja yang melemah tapi juga diri kita juga bisa melemah dan itu jangan sampai terjadi.

Virus corona ini memberikan banyak sekali dampak, terutama dalam pergerakan ekonomi yang terjadi di seluruh dunia. dari mulai perusahaan besar sampai pedagang-pedagang kecil. Situasi di negara seluruh dunia ini sudah mulai gawat darurat. Karena memang satu dunia di lockdown dan perekonomian jadi membeku. jual beli turun dan akhirnya dampaknya kemana-kemana. imbasnya ke semua aspek dan semua sektor bisnis. 

Tapi yang sekarang harus kita pikirkan adalah bagaimana nasib pedagang-pedagang kecil. pedagang yang jualan di sekolah misalnya. Sekolah diliburkan. Lalu bagaimana mereka mengandalkan penghasilan dari anak-anak yang jajan di sekolah. Terkadang mereka jualan bukan hanya mencari untung. Tapi mereka jualan supaya bisa menghidupi anaknya, agar bisa makan, bukan makan besok makan hari ini bahkan. Lalu bagaimana nasib mereka bila perekonomian semakin kacau. akhirnya semua kebutuhan mengalami inflasi, Sedikit demi sedikit kebutuhan bahan pokok mulai naik saat ini. Bagaimana jika kita yang berada di posisi mereka. :(

Mari kita semua berdo'a agar Allah berhentikan virus corona ini.Doa adalah senjatanya orang beriman, doa adalah obat yang paling bermanfaat, doa pula yang akan menolak wabah/bala, membereskan, dan menahannya agar tidak terjadi serta mengangkat atau meringankan bila wabah/bala itu benar-benar telah terjadi di sekeliling kita. Semoga covid-19 ini cepat hilang dari bumi ini. Aamiin.. 

Rosululloh SAW Bersabda :
مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari).

“Virus corona bagaikan satu noda titik yang mengotori baju putih bersih, kemudian kita bersihkan noda itu, efeknya bukan hanya membasahi bagian yang terkena noda saja, tetapi seluruh baju itupun ikut merasakan basah,”

Sekian dari saya, jika ada salah kata mohon maaf..
Wassalamu'alaikum warrohmatullahi wabarrokatuh.


1 komentar: