Kamis, 31 Desember 2020

Bauran Pemasaran Harga (Price)

 *Penetapan harga adalah proses menetapkan nilai yang akan diterima produsen dalam pertukaran jasa dan barang. Metode pricing dilakukan untuk menyesuaikan biaya yang ditawarkan produsen yang sesuai dengan produsen dan pelanggan. Pricing bergantung pada harga rata-rata perusahaan, dan nilai yang dirasakan pembeli dari suatu barang, dibandingkan dengan nilai yang dipersepsikan dari produk pesaing.

*Tujuan Penetapan Harga

1.Bertahan 

 Tujuan penetapan harga bagi perusahaan mana pun adalah untuk menetapkan harga yang masuk akal bagi konsumen dan juga agar produsen dapat bertahan di pasar.

Setiap perusahaan berada dalam bahaya tersisih dari pasar karena persaingan yang ketat, perubahan preferensi dan selera pelanggan. Oleh karena itu, saat menentukan biaya produk, semua variabel dan biaya tetap harus dipertimbangkan. Setelah fase bertahan hidup selesai, perusahaan dapat mengupayakan keuntungan ekstra.

2.Meningkatkan laba saat ini 

 Sebagian besar perusahaan mencoba memperbesar margin laba dengan mengevaluasi permintaan dan penawaran jasa dan barang di pasar. Jadi harga ditetapkan sesuai dengan permintaan produk dan pengganti produk tersebut. Jika permintaan tinggi, harga juga akan tinggi.

* * Faktor Penetapan Harga 

1.Tahap Perkenalan (introduction) ; Ini tahapan pertama produk baru, sehingga belum ada target konsumen, dan produk belum dikenal sehingga diperlukan penetapan harga produk secara khusus untuk membuat produk diterima dan dikenal konsumen.

2.Tahap Pertumbuhan (growth) ; Pada tahap pertumbuhan, produk mulai dikenal konsumen, terjadi peningkatan volume penjualan dan laba juga akan meningkat pesat dan biasanya dibarengi dengan promosi yang kuat, dan permintaan pasar akan meningkat juga, sehingga harga yang telah ditetapkan juga harus ditingkatkan.

3.Tahap Kedewasaan (maturity) ; Ini adalah saat produk berada pada titik jenuh, hal ini ditandai dengan tidak bertambahnya konsumen yang ada sehingga angka penjualan tetap di titik tertentu dan jumlah keuntungan yang mulai menurun.

* Jenis Metode Penetapan Harga:

1.Metode penetapan harga dibagi menjadi dua bagian:

-Metode Penetapan Harga Berorientasi Biaya

Ini adalah dasar untuk mengevaluasi harga barang jadi, dan sebagian besar perusahaan menerapkan metode ini untuk menghitung harga pokok produk. Cara ini dibagi lagi menjadi cara-cara berikut.

-Cost-Plus Pricing 

 Dalam penetapan harga ini, pabrikan menghitung biaya produksi yang dipertahankan dan memasukkan persentase tetap (juga dikenal sebagai mark up) untuk mendapatkan harga jual. Peningkatan keuntungan dievaluasi pada biaya total (biaya tetap dan variabel).

-Markup Pricing, dimana jumlah tetap atau persentase dari total biaya suatu produk ditambahkan ke harga akhir produk untuk mendapatkan harga jual suatu produk.

2.Metode Penetapan Harga Berorientasi Pasar

Di bawah kategori ini, ditentukan berdasarkan riset pasar


-Perceived-Value Pricing 

 Dalam metode ini, produsen menetapkan biaya dengan mempertimbangkan pendekatan pelanggan terhadap barang dan jasa, termasuk elemen lain seperti kualitas produk, iklan, promosi, distribusi, dll. Yang memengaruhi sudut pandang pelanggan.

-Value pricing, dimana perusahaan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi tetapi harga rendah.

*Berikut beberapa jenis strategi atau kebijakan yang wajib diketahui : 

1. Strategi Insentif

Dalam strategi yang satu ini, ada sebuah keunikan yang disajikan. Yaitu sebuah strategi yang menjadi dasar dalam sebuah penempatan produk dagang. 

2.Strategi Selektif

Sama halnya dengan strategi yang sebelumnya, strategi yang satu ini tentu bertujuan untuk memberikan dampak terbaik dalam sebuah produksi barang tertentu. Perbedaan dengan strategi sebelumnya adalah melalui strategi yang satu ini, produsen akan memilih distributor yang tepat untuk mendistribusikan produk nya.

Strategi Secara Eksklusif

Seperti strategi strategi sebelumnya, perbedaannya adalah dengan yang sebelumnya adalah untuk strategi yang satu ini lebih eksklusif dibandingkan dengan yang lainnya.

Kamis, 24 Desember 2020

Bauran Lokasi dan Saluran Distribusi

 Judul Jurnal : Analisa Strategi Marketing Mix Menggunakan Konsep 4p (Price, Product, Place, Promotion) Pada Pt. Haluan Riau

Volume Jurnal : Vol. 5, No. 2, 2019 Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri.

Hasil dan Pembahasan : Dalam mendistribusikan surat kabar Harian Umum Haluan Riau menggunakan saluran distribusi langsung dan tidak langsung.

a. Saluran Distribusi Langsung

Pada saluran distribusi ini konsumen dapatlangsung berlangganan melalui kantor perwakilan Haluan Riau Pekanbaru tanpa melalui perantara.

b. Saluran Distribusi Tidak Langsung

Terdapat tiga jenis saluran distribusi tidak langsung. Masing-masing saluran distribusi tersebut adalah:

1. Perwakilan - Pengecer - Konsumen

Pada saluran distribusi ini pengecer membeli secara langsung surat kabar Haluan Riau untuk dijual kepada konsumen akhir.

2. Perwakilan - Agen - Konsumen 

Pada saluran distribusi ini perantara agen mencari pelanggan dan kemudian mendistribusikan surat kabar kepada pelanggan atau konsumen.

3. Perwakilan – Agen - Pengecer - KonsumenPada saluran distribusi ini, agen mendistribusikan barangnya kepada sub agen atau pengecer yang kemudian menjualnya kepada konsumen. Jadi, dengan keanekaragam saluran distribusi yang dimilikioleh Haluan Riau diharapkan dapat memudahkan konsumen dalam memperoleh Surat Kabar Harian Umum Haluan Riau.

Resum Materi

*Yang dimaksud dengan Tempat atau Place di dalam bauran pemasaran ini pada dasarnya adalah saluran distribusi yang mengacu pada lokasi di mana produk tersedia dan dapat dijual atau dibeli. Dengan kata lain, Saluran Distribusi adalah saluran dimana produk tersebut dapat mencapai pelanggannya.

*Kriteria daerah kinerja positif dalam pemasaran yaitu ketika pada daerah tersbut dapat menerima produk dari yang kita pasarkan.

*Persyaratan legislasi wilayah terkait K3 dalam kegiatan pemasaran yaitu :

A.Pasar produk dan jasa yang ada maupun yang baru dianalisis. 

B.Tren masa lalu dan perkembangannya dianalisis. 

C. Lingkungan pasar terus dimonitor secara konsisten. 

D. Kendala hukum, etika dan lingkungan pasar serta efeknya pada perusahaan diidentifikasi. 

E. Bauran produk atau keunggulan harga saat itu sesuai dengan kebutuhan pasar diadopsi. 

*Fungsi utama saluran pemasaran adalah menyalurkan barang dari produsen ke konsumen atau dari perusahaan kepada pelanggan. Selain itu, fungsi lain dari saluran distribusi adalah:


A.Information adalah mengumpulkan informasi penting tentang konsumen dan pesaing untuk merencanakan dan membantu pertukaran.

B.Promotion adalah pengembangan dan penyebaran komunikasi persuasif tentang produk yang ditawarkan.

C.Negotiation adalah mencoba untuk menyepakati harga dan syarat-syarat lain sehingga memungkinkan perpindahan hak kepemilikan.

D.Ordering adalah pihak distributor dapat memesan barang kepada perusahaan.

*Tipe-tipe Distribusi yaitu :

1.Distribusi dari Produsen ke Konsumen. 

2. Distribusi dari Produsen ke Pengecer ke Konsumen.

3. Distribusi dari Produsen ke Pedagang Besar ke Pengecer ke Konsumen

*Efektifitas dan evaluasi mempunyai pengertian yaitu menunjukkan taraf tercapainya suatu tujuan atau dengan kata lain efektif dapat diartikan sebagai hasil yang diharapkan, semakin besar hasil yang diraih berarti semakin menjadi efektif. Untuk dapat mengetahui tingkat efektifitas antara saluran distribusi langsung dengan saluran distribusi tidak langsung, dapat dengan membandingkan biaya distribusi yang dikeluarkan dengan volume penjualan yang dihasilkan. Apabila hasil yang diperoleh dari pembagian biaya distribusi dengan volume penjualan didapat jumlah yang besar, maka saluran distribusi tersebut tidak efektif. Karena hal tersebut berarti untuk melakukan penjualan tiap eksemplar dibutuhkan biaya yang besar.

*Manajemen konflik perlu menyadari bahwa konflik saluran tidak hanya dapat merusak sebagian sistem distribusi perusahaan tetapi juga terhadap sistem distribusi secara keseluruhan. Secara spesifik, konflik saluran dapat membahayakan distribusi penawaran perusahaan yang efektif dan efisien kepada pelanggan saat ini.

Kamis, 17 Desember 2020

Bauran Produk Pemasaran

*Arti Produk

Produk adalah suatu barang atau jasa yang dapat diperjualbelikan. Dalam marketing, produk adalah apapun yang bisa ditawarkan ke sebuah pasar dan bisa memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan konsumen.

*Macam-macam Produk

Produk terdiri dari dua jenis yakni produk konsumsi dan produk industri

1. Produk Konsumsi

Produk Konsumsi diartikan sebagai produk yang diproduksi oleh produsen kemudian disalurkan langsung kepada konsumen untuk dikonsumsi.  Dan produk konsumsi ini lebih cenderung tidak untuk dijual kembali.

2.Produk Industri adalah produk yang diproduksi oleh produsen kemudian dibeli oleh konsumen dengan tujuan akan dijual kembali dan juga dipergunakan sebagai bahan baku untuk proses produksi yang akan menghasilkan produk baru yang mempunyai kemanfaatan yang lebih.

*Strategi pemasaran produk adalah usaha dalam memasarkan sebuah produk, barang atau jasa dengan pola rencana tententu sehingga jumlah penjualan pun meningkat. Startegi pemasaran juga bisa diartikan sebagai serangkaian upaya yang dilakukan oleh pelaku usaha untuk mencapai target tertentu karena potensi untuk menjual proposisi terbatas hanya pada jumlah orang yang tahu produk tersebut.

*Pengertian jasa adalah suatu aktivitas atau tindakan yang tidak berwujud, tidak dapat diraba tetapi dapat diidentifikasi, yang direncanakan dan dilaksanakan untuk memenuhi permintaan dan kepuasan konsumen.

*Macam-macam je is jasa yaitu diantaranya :

1.Transportasi

Jenis jasa ini masih amat sangat digunakan sampai saat ini, contohnya takasi, angkutan umum, bus umum, travel dll.

2.Hiburan atau Rekreasi

Jenis jasa ini antara lain penyewaan alat-alay yang berkaitan dengan hiburan, atau penyewaan tempat untuk melakukan kegiatan hiburan.

3.Usaha Rumah Tangga

Jenis jasa ini mencakup banyak hal yang ada didalam rumah tangga. Misalnya perawatan kebun, perbaikan rumah, air minum, reparasi alat-alat rumah tangga, pembersihan rumah dll.

*Strategi Pemasaran Jasa

Strategi Pemasaran jasa yaitu suatu proses dan strategi untuk memahami, mempersepsikan, menstimulasi dan juga memenuhi kebutuhan pasar yang disasar. Kebutuhan pasar sasaran tersebut dipilih secara khusus dengan mendistribusikan sumber-sumber dalam sebuah organisasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Studi Kasus:

Judul Jurnal : ANALISIS PEMASARAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITI KEDELAI DI DESA NIPA KALEMOAN KECAMATAN BUALEMO KABUPATEN BANGGA.

Volume Jurnal : Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako, Volume 5 Nomor 3, Agustus 2016 hlm 11-24 .

Pembahasan : Berdasarkan hasil analisis SWOT strategi yang tepat dalam upaya pengembangan komoditi kedelai di Desa Nipa Kalemoan Kecamatan Bualemo Kabupaten Banggai pada posisi strategi atau kuadran I yaitu mendukung strategi agresif yaitu strategi S-O (Strengths - Opportunities) dengan skor yang diperoleh sebesar 2,89 dengan program yang diusulkan diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Meningkatkan peran pemerintah dalam peningkatan pengembangan kedelai dengan memanfaatkan potensi yang ada.

b. Meningkatkan motivasi petani mengingat adanya permintaan pasar dan masih terbukanya peluang peningkatan produksi. Meningkatkan pembinaan oleh PPL dalam peningkatan produksi dan transformasi kedelai sehingga terbukanya peluang agribisnis.

 

Kamis, 10 Desember 2020

Segmenting, Targeting, dan Positioning Pasar

 

*STP atau Segmentation Targeting Positioning adalah salah satu pendekatan atau model yang digunakan untuk mengembangkan pesan dan strategi pemasaran  yang sesuai pada segmentasi target audiens tertentu. Model pemasaran ini dikenal sebagai salah satu yang paling efektif dan populer digunakan hingga saat ini.

*Nilai pelanggan (customer value) merujuk pada perbandingan antara manfaat yang didapat dari sebuah produk dengan pengorbanan yang harus dikeluarkan untuk memperoleh manfaat. Dengan kata lain, ini merupakan bentuk penilaian konsumen tentang kapasitas sebuah produk dalam memuaskan kebutuhan mereka. Dalam pemasaran produk, terdapat tiga komponen utama yang harus dijalankan sebagai rangkaian dari strategi promosi perusahaan. Tiga komponen tersebut adalah segmenting targeting positioning (STP).

*Grosir merupakan kata dari mendistribusikan, yang artinya menjual suatu barang ke konsumen yang tentu saja bukan konsumen asal tetapi konsumen yang berwiraswasta atau membuka suatu usaha.  Di mana, seorang konsumen membeli suatu barang yang sangat banyak, sehingga harga yang di tawarkan oleh produsen sangat murah.

*Eceran atau disebut pula ritel (bahasa Inggris: retail) adalah salah satu cara pemasaran produk meliputi semua aktivitas yang melibatkan penjualan barang secara langsung ke konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan bisnis.

* Eksportir adalah orang atau instansi yang melakukan aktivitas pengiriman komoditas menuju negara lain (ekspor). Eksportir diharuskan terdaftar secara resmi pada instansi pemerintah urusan perdagangan.

*Pelanggan adalah suatu lembaga, instansi, organisasi atau juga perorangan yang membeli barang atau jasa dari perusahaan secara rutin atau terus menerus karena barang yang di belinya dapat bermanfaat baginya. Untuk pelanggan lokal itu pelanggan yang berasal dari daerah sendiri, sedangkan pelanggan nasional itu pelanggan dari lingkup satu negara,dan pelanggan internasional yaitu pelanggan dari lingkup negara lain.

*Segmenting atau yang sering dikenal dengan segmentasi pasar merupakan tindakan mengklasifikasikan pasar ke dalam kelompok-kelompok dengan berbagai kategori. Sehingga kondisi tersebut memungkinkan kebutuhan produk yang berbeda atau kombinasi pemasaran yang terpisah. Singkatnya, segmentasi merupakan proses membagi pasar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil berdasarkan dari karakteristik yang memiliki nilai. Melalui segmentasi pasar, aktivitas pemasaran bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana dan memperoleh hasil yang maksimal dalam memberikan kepuasan untuk konsumen. Kemudian dari aspek psikografis, Anda akan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial seperti kepribadian, gaya hidup, dan lain sebagainya. Terakhir adalah aspek perilaku, Anda akan membagi konsumen ke dalam segmen-segmen sesuai dengan kategori dalam tingkah laku konsumen, perasaan, cara mereka menggunakan produk atau kondisi pemakaian, serta loyalitas terhadap brand.

*Targeting atau menetapkan target pasar yang ingin Anda sasar. Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan Anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi. Terdapat empat strategi yang bisa Anda pilih dalam melakukan targeting diantaranya undifferentiated targeting strategy, differentiated targeting strategy, concentrated targeting strategy, dan custom targeting strategy.

*Positioning atau penempatan produk yang merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar. Sementara, dalam menentukan posisi pasar Anda harus menunjukkan bahwa produk bisa dibedakan dari kompetitornya.

->>Positioning atau penempatan produk yang merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar.