Senin, 30 September 2019

Rancang Usaha Mu


Assalamu'alaikum Wr. Wb. Welcome, Di blog saya Dewi Yunita. Dalam postingan kali ini saya akan mengulas Rancang Usaha Mu.
Setelah memahami berbagai hal yang diperlukan untuk memulai sebuah usaha. Kini, saatnya membuat rencana usaha (Business Plan). Rencana bisnis yang paling sederhana dalam bentuknya adalah panduan, peta jalan untuk bisnis yang akan Anda jalankan atau bangun yang menguraikan sasaran dan rincian bagaimana Anda merencanakan untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan Usaha (business plan) adalah proses penentuan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program, dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha tertentu. Jangan beranggapan bahwa sebuah business plan adalah harus berupa dokumen formal yang panjang, tebal, dengan ribuan halaman yang seolah-olah itu adalah beberapa makalah yang harus Anda tulis. Tujuan pembuatan rencana bisnis adalah untuk memberikan bisnis arah dan patokan yang jelas menuju sasaran. Dalam kaitannya biasanya business plan ini memiliki tujuan utama perusahaan yang akan dicapai baik jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut adalah cara mudah dalam menyusun rencana usaha:
1. Informasi Dasar, seperti: nama usaha, jenis usaha, dan deskripsi singkat tentang usaha.
2. Produk Usaha, berisi produk yang akan ditawarkan kepada konsumen, keunggulan atau keunikan produk, perbandingan produk yang ditawarkan dengan produk sejenis yang dijual oleh perusahaan lain, jumlah produksi dari produk yang akan ditawarkan dan kemana saja produk-produk tersebut akan dijual.
3. Kegiatan Utama, berisi penjelasan mengenai kegiatan-kegiatan utama apa saja yang akan dilakukan  dalam usaha.
4. Sumber Daya Utama, berisi penjelasan mengenai sumber daya yang dibutuhkan dalam keseluruhan proses usaha, seperti: alat,bahan,tenaga kerja yang dilibatkan dalam proses usaha.
5. Target Konsumen, berisi mengenai siapa saja calon konsumen yang akan menjadi target pemasaran usaha.
6. Strategi pemasaran, berisi mengenai cara memasarkan produk agar dapat diketahui oleh konsumen, serta menarik hati konsumen untuk membeli.
7. Rencana Keuangan, berisi mengenai hal-hal apa saja yang akan dikeluarkan untuk keberlangsungan usaha dan perkiraan yang akan dikeluarkan. Komponen yang meliputi bagian produksi, pemasaran, operasionaln distribusi, dan semua proses usaha. Business Plan yang baik adalah dituliskan dengan jelas yang akan mewakili dari jalannya perusahaan atau bisnis yang dimiliki. Dalam hal ini penting untuk menuliskan informasi yang jelas dan mudah di pahami oleh orang yang terlibat di dalamnya yaitu oleh pihak internal maupun eksternal perusahaan mengenai rencana kerja, target perusahaan untuk masa yang akan datang, evaluasi terhadap kinerja usaha yang telah dicapai, serta rencana investasi serta sumber permodalan untuk ekspansi usaha.
Demikian ulasan yang dapat saya tulis, Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Rancangan Keuangan Usaha Mu


Assalamu'alaikum Wr. Wb. Welcome, Di blog saya Dewi Yunita. Dalam postingan kali ini saya akan mengulas Rancangan Keuangan Usaha Mu.
Dalam pengusaha yang baru membangun suatu usaha harus bisa membedakan uang pribadi dengan uang usahanya. Banyak seorang usaha tidak melakukan hal itu, karena merasa uang yang digunakan untuk usaha adalah uang pribadi. Beberapa tips untuk membuat keuangan usaha dan keuangan pribadi menjadi seimbangan, yaitu:
1.  Pisahkan keuangan uang usaha dengan keuangan pribadi
2. Tentukan jumlah uang yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha
3.  Catat pengeluaran dan pemasukan dengan rapi
4.  Kurangi resiko dengan cara-cara menghindari hutang
5. Gaji diri sendiri
Memisahkan uang usaha dan pribadi bukan berarti tidak boleh menggunakan hasil usaha untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi, yang harus diatur adalah beberapa yang boleh diambil untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Hal tersebut bertujuan untuk tetap melihat modal yang berputar atau mengembangkan usahanya untuk selanjutnya. Dengan adanya tersebut muncullah pertanyaan bagaimana cara mengatur itu semua? Langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu:
1.    Melakukan pencatatan
Dalam sebuah usaha harus mencatat semua transaksi yang dilakukan setiap harinya. Kegiatan mencatat semua pengeluaran akan memberikan informasi tentang banyaknya uang yang telah dikeluarkan. Hal tersebut menjadi pertimbangan bagi seseorang untuk mengontrol pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Pencatatan pengeluaran juga membantu untuk mengetahui frekuensi pengeluaran untuk suatu pos tertentu, sehingga dapat membedakan mana yang termasuk kebutuhan dan mana yang termasuk keinginan.
2.    Alokasi dana
Dari keuntungan yang diperoleh kita dapat menikmati uang untuk pribadi, seperti: zakat, ditabung, belanja keluarga dan pribadi, membayar cicilan hutang, jangan lupa untuk menabungkan usaha atau pengembangan usaha.
3.    Memisahkan uang usaha dan uang pribadi
Seorang pengusaha menganggap hal ini sangat sepeleh dalam menjalankan usaha, seorang usaha menganggapnya “Uang usaha adalah uang pribadi karna usaha 100% milik sendiri”. Hal tersebut akan berdampak buruk terhadap perkembangan usaha dana keuangan pribadi
Mengelola Keuangan Usaha
                Pengelolaan keuangan adalah cara mengelola keuangan yanga ada di dalam usaha. Keuangan yang dimaksud disini meliputi uang masuk (modal, penjualan, dan lain-lain) dan uang keluar (pembelian alat, bahan baku, hutang, dll). Dalam pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan dengan pencatatan keuangan, tujuan dari pencatatan keuangan agar pengusaha dapat mengontrol pengeluaran dana apakah pengeluaran yang dilakukan memang dibutuhkan atau tidak.
Demikian ulasan yang dapat saya tulis, Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Pemasaran


Assalamu'alaikum Wr. Wb. Welcome, Di blog saya Dewi Yunita. Dalam postingan kali ini saya akan mengulas Pemasaran.
Untuk dapat menjual barang/jas kepada konsumen diperlukan suatu kegiatan pemasaran agar konsumen mengetahui produk atau jasa yang kita jual berikut keunggulannya. Agar dapat menjual barang/jasa dengan baik, diperlukan suatu strategi pemasaran yang efektif. Hal ini bertujuan agar pemasaran yang dilakukan benar-bener dapat menginformasikan produk yang dijual dan dipahami dengan jelas oleh konsumen.
                Strategi Pemasaran merupakan rangkaian upaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka mencapai tujuan tertentu, karena potensi untuk menjual proposisi terbatas pada jumlah orang yang mengetahui hal tersebut. Strategi Pemasaran punya peranan penting dalam sebuah perusahaan atau bisnis karena berfungsi untuk menentukan nilai ekonomi perusahaan, baik itu harga barang maupun jasa.
Manfaat Strategi Pemasaran
Ø  Merencanakan produk dan membuat produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen.
Ø  Menentukan harga jual yang tepat.
Ø  Mempromosikan produk dengan cara saluran media yang tepat.
Bauran Pemasaran (Marketing Mix). Dikenal dengan istilah 4P, yaitu;
·         Product (produk)
Sesuatu yang ditawarkan ke calon konsumen baik berupa barang atau jasa yang meliputi varian, kualitas, desain, merek, dan kemasan dari produk yang akan di jual. harus bisa menentukan produk apa yang menjadi andalannya dan bagaimana cara mengembangkan produk andalannya tersebut
·         Price (harga)
Sejumlah uang yang harus dikeluarkan oleh calon konsumen untuk memiliki/menikmati barang atau jasa yang diinginkan. Penentuan harga produk sangat menentukan dalam kesuksesan proses penjualan. Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau jasa. Dalam bauran pemasaran, harga merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi  pemasaran suatu produk. Tinggi rendahnya harga selalu menjadi perhatian utama para konsumen saat mereka mencari suatu produk. Sehingga harga yang ditawarkan menjadi bahan pertimbangan khusus, sebelum mereka memutuskan untuk membeli barang maupun menggunakan suatu jasa. Dari kebiasaan para konsumen, dapat disimpulkan bahwa strategi penetapan harga sangat berpengaruh terhadap penjualan maupun pemasaran produk yang ditawarkan.
·         Place ( tempat penjualan/jalur distribusi)
Lokasi atau tempat dimana calon konumen bisa dengan mudah menjangkau atau mendapatkan baranga atau jasa yang diinginkan. Dalam strategi pemasaran, adanya pemilihan lokasi usaha yang strategis menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesuksesan pemasaran dari sebuah usaha. Semakin strategis lokasi usaha yang dipilih, semakin tinggi pula tingkat penjualan dan berpengaruh terhadap kesuksesan sebuah usaha. Begitu juga sebaliknya, jika lokasi usaha yang dipilih tidak strategis maka penjualan pun juga tidak akan terlalu bagus. Untuk itu sebelum Anda memulai sebuha usaha, pilih terlebih dahulu tempat usaha yang paling tepat untuk pemasaran usaha Anda. Lakukan riset dan bandingkan beberapa pilihan tempat sebelum akhirnya Anda menentukan lokasi yang paling strategis bagi usaha Anda
·         Promotion (promosi)
Kegiatan pendukung strategi pemasaran yang sengaja diadakan untuk mengingatkan para konsumen mengenai produk atau jasa dengan brand tertentu.. Kegiatan promosi bisnis merupakan bagian dari strategi pemasaran yang sangat dibutuhkan sebuah usaha, baik usaha kecil maupun usaha yang sudah berkembang besar. Strategi promosi sering digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan permintaan atau penjualan barang dan jasa yang ditawarkan, sehingga dapat meningkatkan laba yang diperoleh. Selain itu kegiatan promosi juga memberikan kemudahan dalam merencanakan strategi pemasaran selanjutnya, karena biasanya kegiatan promosi dijadikan sebagai cara berkomunikasi langsung dengan calon konsumen. Sehingga kita dapat memperoleh informasi akurat dari para konsumen, mengenai respon produk yang kita tawarkan. Berikut beberapa manfaat lain dari adanya kegiatan promosi :  Mengetahui produk yang diinginkan para konsumen. Mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan suatu produk.    Mengetahui cara pengenalan dan penyampaian  produk hingga sampai ke konsumen.  Mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasaran. Mengetahui strategi promosi yang tepat kepada para konsumen.  Mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasinya. Menciptakan image sebuah produk dengan adanya promosi
Sebelum menerapkan 4P di atas, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan,yaitu; solusi pelanggan (customer solution), biaya pelanggan (customer cost), kenyamanan (convenience) dan komunikasi (communication). Setelah menentukan strategi pemasaran, langkah selanjutnya menentukan anggaran pemasaran. Hal terpenting yang harus diingat oleh pengusaha adalah membuat anggaran pemasaran yang sesuai dengan barang/jasa yang akan dijual. Anggaran pemasaran hanya mencakup biaya yang timbul dari aktivitas pemasaran.
Demikian ulasan yang dapat saya tulis, Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.